DIWEK, JOMBANG | NhPerkasya.or.id - Suasana pagi yang tenang di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, mendadak penuh dengan gelora semangat pada Minggu, 25 Oktober 2026. Puluhan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler seni bela diri Perguruan NH Perkasya SMK Matsna Karim memadati lapangan sekolah untuk melangsungkan agenda latihan rutin mingguan. Kegiatan yang digelar sejak pagi hari ini bukan sekadar rutinitas pengisi waktu luang di akhir pekan, melainkan sebuah kawah candradimuka yang sangat krusial bagi para siswa untuk menempa fisik, memperkuat ketahanan mental, serta melestarikan warisan budaya luhur bangsa melalui seni pencak silat.
Latihan intensif tersebut dipimpin langsung oleh pelatih kenamaan, Soni Abdulloh, yang dengan penuh dedikasi mengarahkan setiap tahapan kegiatan dari awal hingga akhir. Dalam sesi latihan kali ini, Soni Abdulloh menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar secara presisi, peningkatan kapasitas fisik, serta pembentukan karakter disiplin yang tinggi pada diri seluruh peserta. Menurutnya, Perguruan NH Perkasya tidak hanya mengajarkan tentang ketangkasan bertarung atau teknik mempertahankan diri dari bahaya, melainkan juga secara mendalam menanamkan nilai-nilai kerendahan hati, rasa saling menghormati, dan kontrol diri yang kuat. Di bawah paparan sinar matahari pagi, para siswa tampak sangat antusias mengikuti instruksi, mulai dari sesi pemanasan, pembentukan kuda-kuda, penguasaan jurus, hingga latihan ketangkasan.

Sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang diminati di SMK Matsna Karim, keberadaan latihan rutin Perguruan NH Perkasya ini terus mendapatkan dukungan penuh dari pihak manajemen sekolah dan wali murid. Agenda yang secara konsisten diselenggarakan setiap hari Minggu di lapangan SMK Matsna Karim ini terbukti menjadi wadah yang sangat positif bagi para remaja dalam menyalurkan energi serta bakat mereka ke arah yang produktif. Melalui latihan terstruktur ini, pihak sekolah berharap dapat membentuk pribadi siswa yang tangguh, sekaligus menjauhkan generasi muda dari berbagai dampak negatif pergaulan modern dengan mempererat tali persaudaraan antar sesama siswa.
Rangkaian kegiatan latihan di Desa Bulurejo ini kemudian ditutup secara khidmat dengan sesi evaluasi gerakan serta doa bersama yang dipimpin langsung oleh sang pelatih, Soni Abdulloh. Melalui proses pembinaan yang konsisten dan berkesinambungan ini, Perguruan NH Perkasya di SMK Matsna Karim optimistis dapat melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat berbakat yang siap berprestasi dan mengharumkan nama sekolah di ajang kejuaraan daerah maupun nasional. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para siswa di lapangan sekolah hari ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kejuangan dan tradisi NH Perkasya terus menancap kuat pada dada para generasi penerus bangsa.